cara install dual boot dual boot patcher

Tutorial Dual Boot Patcher | Install Banyak ROM di Androidmu

Pengen android kamu bisa dual boot, triple bahkan lebih ? jawabannya bisa gan.. pokoknya sampe memori di android kamu penuh mau install berapapun ROM gak jadi masalah.

Saya sendiri orangnya jarang gonta-ganti ROM di android, tapi terkadang kalau ada ROM baru atau ada update rasanya kepingin coba, tapi rasanya males banget kalau mau pindah kelain hati apalagi ROM yang lagi dipake sekarang udah enak banget entah itu karena baterai di ROM itu awet, performa baik, fitur banyak, kostumisasi tema dan lainnya.

 

Baca Juga, bagi yang mau coba Android di PC  :

10 Alasan Yang Bikin Kamu Wajib Coba Remix OS

10 Alasan Yang Bikin Kamu Wajib Coba Remix OS

 

Dan juga kalau mau pindah ROM biasanya sih saya pake ritual backup data yang biasanya bikin saya bosen sendiri nungguin prosesnya 😀 , dan juga alasan lainnya yang bikin males pindah ROM itu kalau kalian sudah banyak install MOD atau punya kostumisasi tema yang lumayan banyak dan rumit, pastin rasanya sayang banget ngulang dari awal lagi ~_~ .

Dan misalkan kalian mau dual boot android kalian, sayangnya MOD untuk bisa dual boot belum tersedia untuk device kalian dan belum ada developer yang mem-portingnya ke device kalian, terus bingung dan bertanya-tanya ada gak sih cara lainnya ??, untungnya ada MOD dengan jangkauan device yang di support lebih banyak yaitu “Dual Boot Patcher”.

 

MultiROM atau Dual Boot Patch ?

Kalau kalian pernah liat postingan yang pernah saya buat dulu yang ini “Cara Install ROM Sebanyak Yang Kamu Mau di Android Dengan MultiROM” , inti tutorial postingan itu dengan yang saya buat kali ini sama saja yaitu agar android kalian bisa dual boot bahkan bisa di install sebanyak yang kalian inginkan.

TAPI perbedaan yang mencolok dari kedua MOD tersebut  adalah jumlah device yang di support Dual Boot Patcher yang hingga kini sudah mencapai 278 device saat postingan ini dibuat dan terus bertambah kedepannya, juga dukungan menjalankan berbagai versi Android.

Kalau MOD MultiROM device yang di support secara resmi lebih sedikit ketimbang Dual Boot Patcher yang jauh lebih banyak, walaupun di MOD MultiROM device yang di support resminya tidak begitu banyak tapi terkadang ada developer yang mem-porting MOD tersebut ke device yang mereka gunakan. Dan juga mereka (developer dual boot patch) mengklaim kalau MOD mereka support untuk semua versi Android.

 

“Gan bagusan mana pake MOD MultiROM apa yang Dual Boot Pathcer ?”

Kalau saya sendiri sih gak bisa menilai secara keseluruhan mana yang paling bagus tapi intinya fungsi MOD tersebut yang paling penting.

Tapi ada satu nilai plus menggunakan MultiROM, saat booting kalian bisa memilih langsung ROM mana yang akan gunakan, sedangkan di Dual Boot Pathcer harus masuk ke aplikasi dulu lalu di switch manual dan reboot lagi agar terpindah ke ROM yang dipilih.

Dan juga di MultiROM kalian bisa install ROM melalui USB OTG, sedangkan di Dual Boot Pathcer belum bisa (versi yg saya gunakan) atau saya yang gak liat ya menunya ??

 

Okedeh mungkin itu sedikit penjelasan dari kedua MOD yang punya fungsi yang sama untuk dual boot di Android, selanjutkan kita fokus di Cara dual boot di Android menggunakan “Dual Boot Patcher”


 

Persiapan

 

Pertama

Sebelum kalian terlalu jauh untuk memulai menggunakan MOD dual boot di android ini baiknya kalian cek apakah device kalian sudah support atau belum di link ini.

Lihat disini

 

 

Kalau device kalian ada di list itu dan sudah yakin mencoba MOD ini pertama kalian Download dulu Aplikasi “Dual Boot Patcher” dan “Dual Boot Utilities” lalu copy semuanya ke internal/eksternal memori (disarankan di copy ke Eksternal), langsung aja download ke TKP di Link berikut :

 

Halaman Download

File yang di download

 

 

Kedua

Siapkan ROM yang akan di buat dual boot/multiboot, download gapps atau kernel (jika perlu), silahkan dicoba ROM apa saja yang mau di flash, gak masalah kalau nantinya tidak bisa booting entah karena patchnya belum cocok solusinya tinggal hapus ROM tersebut di aplikasi Dual Boot Patcher dan coba ROM lainnya lagi.

 

Ketiga

BACKUP ….. BACKUP….. BACKUP…..BACKUP…..

Selalu Backup setiap kalian flashing ROM, atau memasang MOD, untuk jaga-jaga kalau bootloop, softbrick, atau kena masalah yang lainnya, karena bakalan pusing cari solusi untuk memperbaiki error yang tidak kalian mengerti lebih baik cari aman saja.

Saat mencoba MOD Dual Boot Patcher ini pun saya sempat stuck di secondary ROM entah salah dimananya ROM utama saya gak bisa di akses kembali 🙁 , kalau gak salah sih seperti ada yang terlewat satu langkah .. 😀  tapi untung dah ada backup jadi tinggal restore, fiuuhhh amaaannn ~ .

*Saran Backup via recovery seperti TWRP.

 

Oke kalau ketiga persiapan di atas sudah kalian ikuti, sedikit gambaran tentang langkah penggunaan “Dual Boot Patcher”, dengan MOD ini file Zip ROM, gapps, kalian mulanya harus di patch dahulu yang caranya akan dijelaskan di bawah kemudian setelah semua file yang diperlukan selesai di Patch baru file tersebut di flash seperti biasa lewat recovery atau menggunakan in-app Flashing yang sudah disediakan di app Dual Boot Patcher, contoh di bawah saya pakai in-app Flashing.

Kalau masih bingung mending dicoba aja deh biar langsung paham saat dipraktekan 😀  .

 

CATATAN :

Dengan Menggunakan MOD ini saya anggap kalian sudah pernah dan bisa Flashing ROM dan juga disarankan sudah Root dan memasang custom recovery TWRP lebih disarankan.

 


 

A. Cara Install ROM Menggunakan Dual Boot Patcher

 

Install Via Aplikasi Dual Boot Patcher

1. Intall APK “Dual Boot Patcher” dan buka aplikasinya, kalau di tanya set kernel pilih “Set Now“.

 

2. Selanjutnya masuk ke menu “Patch Zip File“. Kemudian pilih opsi “Add Flashable Zip” (akan muncul setelah menekan tanda ” + ” ).

 

3. Pilih ROM yang akan di gunakan dan klik “Open” dengan menyeleksinya dahulu.

4. Setelah itu nanti ada Pop-up Menu muncul, dengan “Partition Configuration” pilih “Data Slot” untuk install di internal atau “Extsd” di eksternal, lalu diberi nama id (bebas) dan “Continue“.

 

5. Kemudian pilih dimana ingin menyimpan file Patch ini nantinya, dan kalau sudah tekan “save“.

6. Ulangi langkah ke 4 untuk patch gapps dan kernel dengan catatan diberi nama id yang sama.

7. Jika file yang diperlukan sudah gak ada lagi lanjut klik “tanda centang” di Pojok kanan untuk memulai Patch, tunggu sampai selesai.

 

8. Pindah ke Menu “ROMs“, bagi yang pertama kali menggunakan MOD ini di daftar tersebut saat ini hanya ada primary ROM.

9. Kemudian untuk menambahkan ROM lanjut Flash semua file yang sudah di patch tadi dengan klik tanda yang ada di pojok kanan bawah.

10. Kalau ada peringatan pilih OK, kemudian lanjut tekan tanda ” + ” dan pilih “Add patched File“.

 

11. Cari ROM  yang sudah di Patch tadi dan pilih, tahan hingga terseleksi lalu “Open

 

12. Nanti muncul pop-up pilih “keep location“, dan klik tanda centang di pojok kanan atas untuk memulai flash.

 

13. Tunggu sampai selesai.

14. Ulangi langkah 12 untuk flash gapps, untuk kernel harus flash di recovery.

15. Langkah penginstalan dual boot/multiboot sudah selesai.

16. Silahkan cek di menu ROMs dan jika berhasil ROM baru akan muncul di daftar itu.

 

Alternatif install ROM via Recovery

Saran saya sih flash file yang sudah di Patch tadi via Recovery aja, soalnya kadang-kadang di aplikasinya suka sangkut di tengah-tengah proses.

Semua langkah sama sampai langkah ke 7, tinggal lanjut ikuti langkah di bawah ini :

8. Reboot ke Recovery

9. Flash semua file yang sudah di Patch tadi.

10. Reboot, selesai.

 

 

B. Cara Pindah ROM di Aplikasi/Recovery Dual Boot Patcher

 

Kalau kalian sudah selesai proses instalasi ROM dengan Dual Boot Patcher saatnya kita tes booting dengan cara sebagai berikut :

Via Aplikasi Dual Boot Patcher

  1. Masuk ke menu ROMs, klik aja ROM yang mau kalian coba sampai ada tanda centang.
  2. Reboot.

Via Recovery

  1. Boot ke recovery kemudian Flash file  “DualBootUtilities.zip” yang kalian download bersamaan di awal tadi.
  2. Nanti akan muncul banyak menu, primary untuk ROM utama dan nama ROM yang kalian buat, tinggal pilih mana yang akan di boot.
  3. Kemudian Pilih “Switch to” tunggu prosesnya, lalu Reboot.

 

Salah satu ROM bootloop

Jika bootloop di suatu rom, langkah mengatasinya :

  1. Boot ke recovery kemudian Flash file  “DualBootUtilities.zip” yang kalian download bersamaan di awal tadi.
  2. Pilih ROM yang Bootloop tadi.
  3. Kemudian Pilih “Wipe” tunggu prosesnya, lalu Reboot.

Kalau masih gak bisa juga, mungkin Patch ROM nya bermasalah atau belum support coba ROM lain saja dulu.

 

Switch ROM bermasalah, tidak bisa pindah ROM

kalau kalian mengalami ini, coba boot secara manual tapi cara ini untuk pengguna custom recovery TWRP, berikut langkahnya :

  1. Masuk ke TWRP, pilih “Install”
  2. Cari Folder “MultiBoot” cek di internal/sdcard kalian.
  3. Pilh primary atau rom yang mau kalian boot.
  4. Ganti opsi “Flash Zip” jadi “Flash Image”.
  5. Flash boot.img
  6. Reboot.

 

C. Cara menghapus ROM dari Dual Boot Patcher

Sebelum menghapus ROM silahkan booting ke Primary ROM atau ROM utama kalian lalu ikuti langkah berikut :

  1. Masuk ke menu ROMs
  2. Klik tanta titik tiga di pojok ROM yang kalian mau hapus.
  3. Pilih “Wipe ROM” dan centang semuanya lalu klik “OK
  4. Balik ke menu ROMs, lihat apakah ROM tadi sudah terhapus dari daftar ?

 


 

F. A. Q | | | | > > >

 

A : Gan berapa ROM yang bisa di install dengan Dual Boot Patcher ini ??
B : Bisa diinstall berapapun sampe memory agan penuh ..

 

A : Gan waktu instalasi Partition Configurationnya kok gak pilih “secondary” ?
B : kalau kalian install di secondary kapasitasnya kecil masuknya ke system, jadi di data slot (internal)  atau Extsd slot (sdcard) lebih direkomendasikan.

 

A : Gan kalau mau Flash kernel untuk ROM yang bukan Primary gimana?
B : pastikan file kernel sudah di patch lebih dahulu lalu install seperti biasa di recovery, jangan di aplikasi Dual Boot Patchernya.

 

A : Gan saya flash ROM yang di patch tadi kok stuck prosesnya gak ada pergerakan.
B : Flash ROM sama gapps nya jangan di install barengan, ROM dulu baru gapps.
A : Masih gak bisa juga gan ..
B : Coba Flash lewat Recovery
A : Tetep gak bisa juga..
B : Mungkin patch nya gak cocok sama ROM nya coba ganti ROM lain.

 

A : Gan kalau mau di install di memori eksternal gimana ?
B : Partition Cofiguration nya diganti “Extsd slot”

 

A : Gan katanya kalau pakai ROM MIUI gak bisa ya?
B : Ada user xiaomi yang pernah nyoba katanya bisa.

 

A : Gan ROM saya yang lainnya belum ROOT gimana cara Rootnya ?
B : patch file root.zip (langkah 8 diatas) nya lalu flash seperti biasa di recovery

 

A : Gan kalau saya mau update, install mod, dll di Primary ROM apa langsung flash aja?
B : Di patch dulu, jangan lupa configurationnya ganti dengan primary, kemudian flash.

 

A : Gan ROM yang bukan primer saya mau di pasang Mod langsung di flash aja ?
B : Di patch dulu, dan configurationnya ganti dengan nama id ROM yang kalian buat.

 

A : Jadi kalau mau install sesuatu harus di patch dulu ya?
B : Ya sepertinya harus begitu 😀 .

 

A : Gan saya lupa patch salah satu file dan terlanjur di flash, efeknya apa?
B : file yang kamu flash tadi akan terinstall di semua ROM yang kamu punya.

 

 


 

Sekian dulu tutorial dual boot atau multi boot dengan MOD Dual Boot Patcher ini saya buat, kalau kalian bingung bisa komentar di bawah kali aja saya bisa bantu jawab..

dan juga share, like ke temen-temen kalian yah … Terima Kasih 😀

 

 

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *