Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_feat

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM !

Pernah ngerasa baterai Androidmu terasa boros banget gak?

Atau Android kalian berasa lemot banget?

Itu bisa jadi akibat banyaknya aplikasi yang berjalan di background !, baik itu sosial media, game, dan lainnya.

Kalau kalian mau melihat aplikasi apa saja yang prosesnya sedang berjalan di background, Android sendiri sudah ada tersedia menu untuk melihatnya.

Tapi sebelum itu kalian harus mengaktifkan menu “developer option (opsi pengembang)”.

Coba ikuti cara ini untuk memunculkan developer option di pengaturan :

Masuk setting (pengaturan) > About phone/tablet (tentang ponsel/tablet) > Kemudian klik aja Build Number (nomor bentukan) terus menerus sampai muncul pemberitahuan bahwa developer option telah aktif/tersedia.

 

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_developeroption

 

Setelah menunya terbuka coba kalian cari “Process stats” atau “Running Service”, seperti screenshoot di bawah ini.

Lumayan terlihat banyak aplikasi yang sudah tidak saya gunakan, tapi tanpa saya ketahui masih saja berjalan di background, kecuali whatsapp waktu itu memang lagi digunakan terus menerus.

 

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_running-service

 

Dan di ponsel Android terdahulu letak menunya agak berbeda, menunya berada di :

  • Setting > Apps > Swipe ke Tab Running

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_running-service_older

 

 

Stop Aplikasinya !

Lalu gimana cara mengatasinya agar tidak terus menerus berjalan ?

Sebenarnya kalian cukup menutup atau menyetop proses nya, mungkin kalian sudah pernah dengar “Force Stop” ?

Dengan di Force Stop (paksa berhenti) semua aktifitas aplikasi tersebut di hentikan dan akan berjalan kembali setelah kalian membuka kembali aplikasi tersebut.

 

Yang belum tau cara Force Stop ikuti langkah ini :

  • Masuk ke setting > App(aplikasi) > pilih aplikasi yang diinginkan > force stop

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_force_stop

 

Aplikasi Apa yang harus di Stop dan yang tidak ?

Biasanya yang jadi biang kerok  ram menipis dan baterai adalah game yang tidak kalian mainkan, bisa juga dari musik player, aplikasi semacam anti-virus atau analyzer, dan tidak menutup aplikasi lainnya.

Lihat screenshoot di bawah, contohnya spootify sudah berjalan lima jam, padahal terakhir saya gunakan sekitar tengah hari dan bisa dilihat sampai jam enam sorepun masih berjalan aplikasinya.

Dan kalau kalian lihat ada Es File juga berjalan lumayan lama lebih dari satu hari 😀 .

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_spootify_running

Ya intinya bisa kalian lihat sendiri di Android kalian di Process Stats/Running Service, aplikasi mana yang paling memakan ram dan berjalan sepanjang waktu.

 

Tapi ada aplikasi yang disarankan jangan di Force Stop, kalau kalian sering lihat aplikasi yang ber title “Google” seperti aplikasi berikut :

  • Google Search, Google Play services, Google Contacts Sync, Google Keyboard, Google Play Store

Proses tersebut tidak perlu kalian stop, kalau di stop mungkin nantinya akan muncul error atau muncul force close 😆 .

 

Repot kalau stop satu-satu !

Oke sekarang kita tau cara menganalisa dan cara mengatasi aplikasi yang sering berjalan tanpa sadar di background.

Tapi yang jadi masalah sekarang, apa gak capek harus bolak-balik setting buat stop aplikasi ini dan itu ?

Kalau cuma satu atau dua sih gak masalah, lah kalo aplikasinya banyak bisa keriting tuh jari buat nyetopin satu-satu.

“Ada solusi gak?”

Untung nya ada aplikasi yang sangat membantu dalam masalah ini.

 

Greenify

Ini dia aplikasinya, tapi sebelum itu apa sih greenify itu ?

Jadi Greenify adalah aplikasi untuk menghibernasi aplikasi, yang membuat aplikasi jadi mode “sleep” ketika kita tidak menggunakannya.

Pada dasarnya aplikasi ini akan  meng-otomatiskan force stop setiap aplikasi yang sudah tidak kalian gunakan dan akan berjalan lagi setiap kita menggunakannya kembali.

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_home

Bisa kalian download langsung di Play Store : Link

Cara pakainya cukup memilih aplikasi mana yang akan di masukkan ke dalam antrian hibernasi,

Greenify akan lebih maksimal kerjanya kalau Android kalian sudah Root, dengan Root kalian bisa gunakan fitur otomatis menghibernasi aplikasi setelah layar terkunci.

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_auto-hibernate

Beda kalau menggunakan mode non-root, kalian harus menekan tombol atau widget shortcut di home dahulu barulah aplikasi yang dipilih tadi akan di hibernasi.

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_manual-hibernate

Untuk aplikasi email, sosial media, terutama aplikasi Chatting seperti Whatsapp, Line dan lainnya lebih baik tidak usah di masukkan ke dalam daftar hibernasi, karena semua notifnya gak bakalan masuk dan akan masuk sampai kalian membuka kembali aplikasi tersebut.

Setelah di hibernasi, gak usah was-was lagi deh ada aplikasi yang berjalan tanpa disadari  di background dan Ram pun jadi lebih lega.

Berikut hasil RAM yang tersisa setelah menggunakan Greenify, lumayan kan Ram yang tersisa ??

Hemat Baterai Android dari Aplikasi yang Menguras Baterai dan RAM_hasil-greenify

 

Untuk informasi saja di Android saya terinstall 94 Aplikasi (termasuk sistem) dan semua aplikasi user saya masukkan ke list hibernasi (kecuali aplikasi Chat, email dan aplikasi sistem).

Sebenarnya bisa juga hibernasi aplikasi sistem tapi harus menggunakan modul Xposed, dan saya sarankan hibernasi aplikasi user saja.

Sekedar saran saja kalau aplikasi atau game yang kalian punya jarang banget dipakai bahkan cuma kepake sekali doank, lebih baik dihapus saja, kan lumayan memori jadi lega dan gak jadi pemicu borosnya ram dan baterai tanpa disadari.

 

Silahkan kalian coba sendiri buat ngerasain hasilnya, tapi misalkan kalian sudah hibernasi semua aplikasi yang kalian punya, tetapi baterai masih boros dan habisnya gak wajar, mungkin kalian harus cek kembali kondisi baterai Android kesayanganmu, mungkin aja sudah kembung atau memang dayanya sudah jauh menurun dari pertama membeli.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *