belajar-flutter-bahasa-indonesia

Tutorial instalasi dan konfigurasi flutter di PC

Hai kalian yang sedang mencari tutorial cara install flutter di PC saya ucapkan selamat datang di artikel tutorial cara install flutter, pada post ini kita akan menginstall dan mengkonfigurasi agar flutter dapat berjalan di PC/Windows hingga berhasil membuat dan menjalankan project pertama.

Untuk dokumentasi dan instalasi lengkap semua ada di website resminya di :

Flutter

disini saya hanya membantu menterjemahkan ke bahasa Indonesia buat teman-teman yang kurang mengerti bahasa inggris, dan juga hanya menggaris bawahi poin pentingnya saja, jadi jika ingin lebih lengkapnya silahkan kunjungi link di atas.


Sebelum itu kita lihat dulu kebutuhan sistemnya :

  • Minimal Windows 7 SP1 (64 bit).
  • Minimal Kapasitas HDD : 400 MB.

Kemudian berikut Tools yang dibutuhkan :

silahkan download dan install sesuai sistem operasi yang kalian gunakan.
dan download sesuai arsitektur windows kalian.


Instalasi GIT

Setelah kalian selesai download Git dari link diatas, silahkan lanjut install Git dan pastikan opsi yang dipilih seperti ini :

install_git_flutter_opsi_1
Opsi saat instalasi Git untuk Flutter

Sisanya biarkan gunakan opsi default, tidak usah dirubah dan jika muncul opsi ini bisa dipilih yang Use windows

cara_install_git_untuk_flutter
Opsi Default Git Flutter

Menyiapkan Flutter

Oke setelah semua keperluan sistem dan tools diatas sudah terinstall semua, lanjut kita download Fllutter SDK di link berikut :

> Link <

Kemudian hasil download tadi silahkan di ekstrak seperti biasa menggunakan 7zip atau Winrar, dan taruh di direktori yang mudah kalian akses. Setelah selesai bisa kalian coba dengan menjalankan file flutter_console.bat

install_flutter_console_bat
Tampilan flutter_console.bat saat dijalankan

Kedepannya biar enak bisa di akses melalui command prompt (CMD) ada sedikit pengaturan yang harus kita tambahkan, seperti berikut.

Setting CMD Flutter

Agar Flutter bisa kita akses via CMD kita harus menambahkan Path environment variable bisa kalian ikuti langkah berikut :

Sebelum itu kita copy dulu Address folder bin yang ada di direktori flutter tersebut, dengan cara klik kanan di address bar lalu pilih “Copy Address

addres_flutter_cmd_path
Copy Address folder bin
  • Buka Control Panel
  • Pilih User Accounts, klik judulnya.
  • Pilih User Accounts lagi, klik judulnya.
  • Di samping kiri, pilih Change My Environment Variables.
  • Klik Path lalu Edit.
  • Klik New.
  • Pastekan address yang sudah di copy sebelumnya.
  • Selesai, tinggal klik OK.

Instalasi Android Studio

Untuk langkah terakhir ini kita memerlukan Android Studio karena kita akan membuat aplikasi berbasis android dan memerlukan dependencies dari platform android tersebut.

Oh iya pastikan juga koneksi internet kalian stabil karena saat konfigurasi android studionya akan ada file yang perlu di download.

Download dan install android studio di link berikut :

> Download Android Studio <

Setelah selesai di download, jalankan Android studionya lalu akan muncul “Android Studio Setup Wizard”, untuk opsinya bisa ikuti seperti berikut :

  • Install type pilih “Custom”, next.
  • Lokasi JDK, tidak usah dirubah juga tidak apa, next.
  • Tema bebas silahkan pilih, next.
  • Jika kedepannya kalian ingin menggunakan Emulator silahkan centang Android Virtual Device (AVD), next.
  • [opsi ini muncul jika centang AVD], pilih alokasi ram, boleh ikuti rekomendasi appnya atau sesuaikan dengan alokasi RAM PC kalian.
  • Setelah itu muncul ringkasan Instalasi dan Klik Finish untuk memulai Instalasi dan download.

Sekarang tinggal ditunggu prosesnya, agak lama emang tergantung PC dan internet kalian masing-masing.

Menurut saran dokumentasinya untuk Flutter bisa bekerja dengan benar kita musti menambahkan juga versi SDK yang lawas di Android studionya, dengan cara berikut :

cara_install_android_sdk_obsolote_flutter_e_c
Install Versi SDK lawas

Hapus centang dari “Hide Obsolote Packages”, kemudian centang “Android SDK Tools (Obsolote)” lalu klik OK.


IDE Yang digunakan

Untuk memulai silahkan pilih editor yang akan digunakan, kalian tetap bisa lanjut menggunakan Android studio atau menggunakan Visual Studio Code.

Kalau PC kalian punya spek yang lumayan bisa gunakan Android Studio, nah kalau PC kalian “kentang” seperti punya saya bisa menggunakan Visual Studio Code yang relatif lebih ringan.

Sebelum keduanya bisa digunakan untuk coding flutter, perlu kita install plugin Flutter, berikut caranya di kedua editor :

Android Studio

  • Buka android studio.
  • Pilih File.
  • Pilih Settings..
  • Pilih Plugins.
  • Cari Flutter.
  • Klik install.
  • Restart Android Studio.

Jika instalasi berhasil maka saat welcome screen Android Studionya sudah ada opsi buat project baru dalam Flutter. Dan android studio siap digunakan.

Visual Studio Code

  • Buka Visual Studio Code.
  • Pilih View -> Extension / Ctrl+Shift+x.
  • Lalu cari Flutter.
  • Klik install.
  • Restart appnya jika diminta.

Untuk membuat project flutter di Visual studio code :

  • Pilih view -> Command Pallete / Ctrl+Shift+P
  • Ketik “Flutter new project”, enter.
  • Beri nama projectnya, enter.
  • Pilih lokasi folder untuk menyimpan projectnya.
  • Tunggu hingga project selesai di build, dan siap digunakan.

Oke setelah kalian sudah rangkum memilih editor mana yang akan digunakan saatnya kita jalankan project flutter pertama kita.

ehh tapi tunggu dulu apakah lebih baik di jalankan di emulator atau langsung menggunakan device atau ponselnya secara langsung ?


Emulator atau Device Asli ?

Menurut saya sih kalau spesifikasi PC kalian cukup kuat gunakan saja Emulator, karena dengan begitu emulator yang dibuat dikhususkan untuk testing aplikasi percobaan, jadi aman lah buat di utak-atik.

Tapi banyak juga orang (termasuk saya) yang spesifikasi PC nya “kentang” atau low end alias rendah yang mana saat menjalankan emulator akan membebani performa si PC yang kemudian disusul dengan lag dan aneka macam kelemotan lainnya.

Untuk itu solusinya adalah langsung menggunakan ponsel android via usb sebagai medianya saat aplikasi di build.

Sebelum bisa menggunakan ponsel android kalian, silahkan install driver yang diperlukan, ikuti saja postingan saya > disini <


Menjalankan Project Flutter

Buat kalian yang menjalankan appnya langsung via ponsel, pastikan developer option dan USB debuggingnya sudah diaktifkan, kalau belum bisa diaktifkan di :

  • Android 9 + : Settings > About Phone > Build Number (di klik 7x)
  • Android 8 + : Settings > System > About Phone > Build Number (di klik 7x)
  • Android 7 kebawah : Settings > About Phone > Build Number (di klik 7x)

Setelah itu hubungkan via usb, jika muncul pop up “Allow USB debugging” pilih OK.

allow_usb_debugging_flutter
Beri akses USB debugging saat dihubungkan

Android Studio

Buka project flutter yang sudah dibuat sebelumnya.

Pada bagian toolbar ada opsi atau menu dropdown untuk memilih menjalankan di emulator atau ponsel (jika terhubung). Silahkan pilih diantaranya.

Kemudian disebelahnya ada seperti tombol “Play” berwarna Hijau tinggal klik tombol tersebut lalu tunggu sampai build appnya selesai.

Visual Studio Code

Silahkan buka folder project flutter yang sudah dibuat sebelumnya lalu :

  • Buka view -> command pallete / Ctrl+Shift+P.
  • Ketik “flutter select device”.
  • Pilih device yang akan digunakan, via emulator atau ponsel (jika terhubung).
  • Pilih menu Terminal.
  • Pilih New Terminal.
  • Di dalam terminal tersebut ketik “flutter run”.
  • Tunggu sampai build appnya selesai.

Setelah appnya selesai di build, aplikasinya akan otomatis muncul dan hasil project pertama kita akan muncul kurang lebih seperti ini :

cara_menjalankan_project_flutter
Hasil app pertama yang dibuat

Itu dia tutorial atau cara instalasi flutter hingga menjalankan sebuah aplikasi baik itu di ponsel langsung atau di emulator, jika dirasa ada yang kurang jelas silahkan tinggalkan komentar di bawah, semoga bisa membantu.

Keep learning ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *